Makna hidup: apakah hidup punya makna bawaan, atau kita sendiri yang harus menciptakannya?
Para pemikir eksistensialis seperti Kierkegaard, Sartre, dan Camus mempertanyakan hal yang sama dengan cara berbeda: apakah hidup sudah membawa makna sejak awal, atau manusia yang harus memberinya makna?
- Kierkegaard menekankan iman dan keputusan pribadi di hadapan kecemasan.
- Sartre berkata "eksistensi mendahului esensi": kita lahir dulu, baru menentukan siapa diri kita lewat pilihan.
- Camus menyebut hidup absurd: manusia mencari makna di dunia yang diam saja.
Pemantik: Jika hidup absurd seperti kata Camus, mengapa kita tetap bertahan?
Dari mana kamu sendiri menemukan makna hidup: keyakinan, keluarga, karya, atau hal lain?
